
Musyawarah Tani Mattudang-tudangen Tingkat Desa.
Acara ini dihadiri oleh POPT Kec. Marioriawa, Babinsa Panincong, PPL Desa Panincong, Ketua Posluhdes, Ketuga Gapoktan berserta para Pengurus Kelompok Tani dan Pengecer Pupuk.
Dalam sambutannya Kades Andi Mardiana mengharapkan adanya bimbingan dari PPL maupun BPP kepada Petani Desa Panincong sehingga dapat menjadi lebih baik, hasil pertanian meningkat dan kesehateraan Petani meningkat.
Musyawarah ini membahas tentang waktu menanam padi bagi Petani di Panincong. Dalam Musyawarah disepakati bahwa musim tanam Oktober Maret Tahun 2024-2025 ini dilaksanakan oleh petani pada akhir November hingga pertengahan Desember.
Menurut POPT, menanam padi secara bersamaan menjadi penting karena ini dapat memutus mata rantai hama yang seringkali menjadi salah satu penyebab gagalnya panen. Jika partanaman tidak dilakukan serentak, makan hama akan senantiasa memiliki media tumbuh karena dapat berpindah dari satu tempat ke tampat lain (dari satu sawah ke sawah yang lain).
Untuk memberantas hama POPT menyampaikan agar petani senantiasa memperhatikan kebersihan lahan. Ia mengambil contoh tikus yang senang pada tempat yang kotor.
Selain diskusi, beberapa keluh kesah juga disampaikan oleh Petani. Ketersedian air masih menjadi kendala bagi beberapa kelompok tani. Sehingga ada beberapa kelompok tani yang tidak melakukan pertanaman, namun ada pula kelompok tani yang mengubah pola tanam, beradaptasi dengan lingkungan, contohnya Kelompok Tani Doppa. Letaknya di pesisir Danau Tempe menjadikan kelompok ini tidak dapat menanam padi saja. Namun mereka memilih menanam palawija di waktu-waktu tertentu.